tricorners

Home » Sekedarnya » Artikel Desain » Mengenal Warna RGB dan CMYK

Mengenal Warna RGB dan CMYK

warna pokok

Warna

Apa sih beda CMYK dan RGB itu? Kenapa kedua warna itu berpengaruh besar dalam dunia percetakan? Kenapa ketika pelanggan/costumer membawa desain mereka dengan format RGB yang kemudian dirubah ke format CMYK oleh percetakan warnanya berubah? Beberapa dari kita mungkin pernah atau bahkan sering mengalami hal tersebut. Mari kita bahas perbedaan keduanya.

RGB (Red, Green, Blue)

Warna RGB merupakan prinsip warna yang digunakan oleh media elektronik seperti televisi, kamera foto, monitor komputer dan juga scanner. Maka, warna yang ditampilkan RGB selalu terang dan menyenangkan, karena memang untuk display monitor, bukan untuk cetak, sehingga lebih leluasa dalam bermain warna. Apabila ketiga warna tersebut dikombinasikan maka terciptalah warna putih, bukan hitam, karena hitam adalah ruang tanpa cahaya (gelap gulita) serta dianggap sebagai warna dasar monitor, inilah mengapa RGB disebut ‘additive color’ atau bisa diatikan pula ‘warna cahaya’. Coba matikan monitor Anda, warnanya hitam kan?

Warna RGB bertujuan sebagai penginderaan dan presentasi gambar dalam tampilan visual. Jadi  RGB difungsikan membagi intensitas cahaya untuk mencerahkan warna latar belakang yang gelap (hitam).

warna pokok

CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Key)

CMYK itu kependekan dari Cyan – Magenta – Yellow – Key. Banyak orang mengartikan kalau K dalam CMYK itu kependekan dari blacK. Mengapa disebut Key?

Key disini adalah warna pengunci, maksudnya bahwasanya Hitam untuk mengunci warna-warna atau mengunci tumpukan-tumpukan warna CMYK tersebut sehingga menghasilkan patokan warna yang dikehendaki. Hampir 90% desain menggunakan pengunci warna hitam. Key (kunci) disini juga bisa dimaksudkan bahwa semua warna ketika bertemu dengan hitam akan ‘mati’ atau terkunci, tidak mungkin di beri warna lain lagi. Beda dengan warna Cyan yang jika ditambahkan dengan warna Yellow masih bisa menjadi warna Green (Hijau) namun jika di tambahkan warna hitam, maka warna Cyan tersebut akan mati, hanya menjadi lebih gelap atau bahkan menjadi hitam pekat.

Warna CMYK sering disebut 4 warna proses. Proses cetak warna selalu menggunakan acuan CMYK ini. Dalam CMYK tidak ada warna putih yang bisa dihasilkan karena diasumsikan warna kertasnya putih, sehingga tidak memerlukan warna tersebut.

Dalam dunia percetakan, selain 4 warna proses CMYK tersebut, juga ada warna khusus atau special colour. Warna Khusus ini diproduksi secara khusus oleh produsen tinta sesuai dengan permintaan pengguna. Sebagai contoh, warna Gold, Silver ataupun warna lain yang tidak boleh berubah sedikitpun, seperti warna logo misalnya. Bila menggunakan warna khusus maka formatnya berubah menjadi CMYK+S. S artinya Special Colour.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kata Bijak Hari Ini

"Anda bisa menunda untuk berubah karena banyaknya urusan. Tapi hidup tidak pernah menunda urusannya untuk menunggu Anda berubah."
%d bloggers like this: