tricorners

Home » Sekedarnya » Sejarah QWERTY

Sejarah QWERTY

Dulu, ternyata, mesin ketik manual menggunakan huruf-huruf sesuai abjad, yakni urut dari ABC dan seterusnya. Namun, yang terjadi, karena banyak huruf berdekatan yang sering digunakan bersamaan, membuat tombol pengetik sering rusak, masuk ke dalam, dan tidak balik lagi sehingga acap merepotkan.

Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya. Maka, ia pun berinisiatif merubah urutannya menjadi QWERTYUIOP, ASDFGHJKL, ZXCVBNM. Urutan itu dianggap tidak lazim pada tahun 1878 saat Sholes mematenkan idenya itu. Dan, bisa ditebak, orang yang terbiasa menggunakan urutan abjad pada mesin ketik sebelumnya, menjadi kesulitan memakai penemuan Sholes ini. Tapi, memang terbukti, masalah mesin ketik macet jadi tertanggulangi.

Setelah Sholes menjual penemuan ini ke E. Remington and Sons Corporation, yang kemudian memroduksi secara masal penemuan ini. Karena dianggap sulit, namun efektif mengatasi masalah macetnya mesin ketik, akhirnya, kemudian justru memunculkan peluang pengajaran pola pengetikan ala QWERTY. Dan, terbukti, pelajaran mengetik seperti ini kala itu kemudian menjadi sebuah peluang usaha yang sangat menguntungkan.

Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.

Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK. Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai versi “alternatif” di sekitar Tahun 1970.

Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia, QZERTY, dll.

[dari berbagai sumber]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kata Bijak Hari Ini

"Anda bisa menunda untuk berubah karena banyaknya urusan. Tapi hidup tidak pernah menunda urusannya untuk menunggu Anda berubah."
%d bloggers like this: